Sunday, December 2, 2007

Jika Suatu Hari Nanti Aku Jadi Buta

.. nulis ini, sambil denger lagunya Once..

Suatu sore beberapa tahun yg silam, Ibuku bertanya kepadaku yg kala itu tersenyum-senyum sendiri memandangi cincin yg melingkar cantik di jariku.. kalau suatu hari nanti dia jadi buta, akankah kamu tetap bersamanya’. Aku mengangguk mantap ‘yes I will, aku kan masih bisa kerja’ dan masih terus berusaha meyakinkan ibuku aku akan tuntun dia berjalan, aku yg akan mendorong kursi rodanya, aku yg akan membacakan buku untuknya, agar kami berdua bisa tetap tertawa bersama’.. I love him, that’s all’… waktu berlalu, akhirnya aku meninggalkannya.. bukan karena dia benar-benar menjadi buta.. bukan karena aku tidak menikmati hari-hari bersamanya.. tapi karena ‘I love him, that’s all’…

Waktu terus berlalu dan aku ada disitu.. tampaknya bisa jadi esok hari aku yg menjadi buta, jika air mata ini sudah kering, lelah menyucur, menangisi lukaku karena kebodohanku sendiri, menertawakan kebodohan orang-orang yg tidak pernah mensyukuri cinta di hati mereka dan memilih mengingkarinya..

Malam tadi, aku dan adikku menghabiskan malam dibibir pantai Jakarta, menikmati angin laut, malam temaram berhias bulan setengah, sup ayam dan teh hangat, sambil menertawakan pelangi disekeliling kami berdua.. adikku sayang, sudahlah, mereka hadir untuk memberi warna, mereka sungguh tidak tahu, apa yg sudah mereka biarkan lewat.. mereka bahkan terlalu naif untuk mendengar suara hatinya.. mereka melepaskan hati untuk suatu alasan yg tak masuk akal, basa-basi, terlalu manusiawi, ah dangkal sekali..

Waktu terus melaju, hanya tersisa satu pertanyaan saja… ‘jika suatu hari nanti aku jadi buta maukah engkau tetap bersamaku’..

Mari adikku, kita bersulang..untuk kegendutan dan keeogisan kita..seperti katanya.. hmm, seharusnya tidak seperti itukan cinta..

 

 Puspita Widowati - 1 Dec 07

Aku mau mendampingi dirimu

Aku mau cintai kekuranganmu

Slalu bersedia bahagiakanmu, apapun terjadi

Ku janjikan aku ada … Once-Aku Mau

Aku bisa untuk menjadi apa yg kau minta

Untuk menjadi apa yg kau inginkan

Tapi ku tak bisa menjadi dirinya… Once–Selimut Hati

8 comments:

  1. Yenceuu... miss youuu.. dapet salam tuh dari karang copong ;-)

    ReplyDelete
  2. did he tell her all of those things? gue ternyata ga cukup kuat buat sampein yang sebenernya. deep in his heart dia juga punya rasa yang sama...cuma memang dia belum atau bahkan ga pernah berani untuk terus terang? dia masih berkutat di mimpi2nya sendiri...salam buat that someone..masih banyak banget kesempatan.

    ReplyDelete
  3. kalo elo en sisca endut, berarti gw super ndut kali yaa?....:p

    ReplyDelete
  4. orang-orang yg tidak pernah mensyukuri cinta di hati mereka dan memilih mengingkarinya......Pus,aku suka kalimat ini ;)

    ReplyDelete
  5. ahahahaha... ndak kok dear.. elu cuma tidak kecil.. ;-D ... kangennn... kapan-2 kita reuni yuks, karokean bareng lagi.. celebrating ur bday or ur new office building maybe ;-)

    ReplyDelete