Sunday, June 4, 2006

Ketika Gambar Dapat Berbicara


Ketika gambar dapat berbicara
Maka semua keindahan yang kau lihat
Adalah bukti dari ke-Esa-an Nya
Birunya laut, hijaunya tetumbuhan, mekarnya bunga
Tawa bahagia, persahabatan, persaudaraan

Sementara…
Kemuraman dan keburukan yang kau lihat
Pastilah ada campur tangan manusia yang merusaknya

Ketika gambar dapat berbicara
Seharusnya kita dapat memaknainya
Merasupi tiap detik waktu yang ternyata berharga
Dan mengisinya hanya dengan tawa, semangat dan cinta
Lihatlah, betapa muram sebuah gambar dengan gurat kesedihan

Dan betapa indah sebuah gambar yang melukiskan wajah nan ceria

Tuhan sangat mengerti kita
Tahu keterbatasan masing-masing kita
Karena Ia Sang Pencipta
Ketika kita berserah diri dan ikhlas
Maka tak akan ada lagi duka
Karena “Dia akan beri jalan saat tiada jalan
Karena “Dia hanya melibatkan kita sesuai keterbatasan kita

Banyak tempat indah yang kulihat
Beragam peristiwa menarik, just right in time
Saat aku harus terus belajar dan belajar
Menghargai dan mewarnai waktu yang tersisa
Dan sebaik-baiknya semampuku mengisinya
Hingga ku yakin tak ada lagi duka yang sia-sia kurasa

 ita, may 2006

pic 1: Ribka-Me-Sisca, a smile of our everlasting friendship
pic 2: Ajenk lagi interview napi di Nusakambangan yg nyesel bgt bunuh keluarganya

6 comments:

  1. mengisi diri
    mencinta alam
    dikasihi
    bahagia
    dirimu...?
    mencari...?

    ReplyDelete
  2. maksudnya seperti semboyan gue ya..."picture can tell..."

    ReplyDelete
  3. wekekeke.. bukannya paniki can tell Dew? duuh gue masih terpana sama lembehmu ituuu

    ReplyDelete
  4. dyuh kok rapihan si napi ya daripada gue? lecek, kumel, rada2 parno secara tau ternyata dia pembunuh. :(. gak ada foto yang laen neh ta? heheee

    ReplyDelete